================SELAMAT DATANG==================

Hai Teman teman pecinta Cerita seks, kami memberikan cerita cerita terbaru yang dikirim oleh beberapa teman yang memiliki pengalaman seks untuk dapat dinikmati sebagai hiburan belaka, dan ada pula terselip beberapa pelajaran dalam cerita cerita yang kami berikan. Selamat membaca...

Minggu, 27 Desember 2009

Cerita seks ku dengan Putri

Cerita seks terlengkap. Ini merupakan pengalaman bondage pertama kali saya bersama seseorang. Kejadian ini terjadi sekitar tahun 2002. Ketika itu saya masih menjadi staff baru disebuah perusahaan advertising, yang letaknya di daerah kali bata. Dan saya merupakan staff yang paling muda usianya di kantor tersebut.

Perusahaan tersebut masih tergolong kecil karena staff nya kurang lebih 15 orang. Struktur organisasinya juga sangat sederhana, komisaris, direksi, manager dan bawahan. Kebetulan saya diposisikan pada divisi baru, sehingga saya di bawah direksi saya. Namun karena direksi saya sering keluar kota, maka saya dialihkan ke manager marketing. Namanya Mba Putri.

Mba Putri ini umurnya ga jauh dari aku, hanya selisih 2 tahun saja. Semula karena dia atasan saya, maka saya panggil dia dengan sebutan ibu. Namun dia keberatan sehingga menyuruh saya panggil mba saja. Meski mba Putri ini sudah menikah namun masih terlihat seperti gadis muda. Ditambah dandanannya yang selalu tampil modis dan sexy.

Divisi saya ini adalah divisi baru yang pada saat itu lagi banjir order. Tak jarang pula aku harus menemani mba Putri ke client jika client membutuhkan informasi yang lebih detil. Sering juga pulang hingga larut malam. Berhubung arah rumah kami sama, maka sering juga saya pulang bareng dia.

Pada suatu ketika, dia mengajak saya untuk makan dulu sebelum pulang. Aku iyain saja karena aku sendiri juga lapar pada saat itu. Tidak lama setelah makan, kami pulang, namun entah kenapa dia memutar. Begitu saya tanyakan, ternyata dia lagi males pulang. Dan dia meminta saya untuk menemani nya sebentar.

Namun ditengah perjalanan yang entah ga ada tujuannya, dia curhat, dan bilang kalau senang bersama saya saat ini. Aku tidak menaruh curiga apapun. Namun dia mengejutkan saya ketika dia bilang dia suka saya. Pernyataan tersebut membuat saya diam beberapa saat. Namun mba Putri dengan sabar dan lembut menerangkan kalau hubungan ini pasti akan senang sama senang.

Dan jawaban iya dari ku pun terucap seyara dia berjanji akan memberikan apa yang saya mau asalkan aku juga memberikan apa yang dia mau. Dengan dasar sayang sama sayang tentunya.

Keputusan itu bukan keputusan yang mudah, karena mba Putri sudah menikah. Dan itu yang membuatku pusing memikirkannya. Ditambah lagi dia mengajak untuk pergi ke surabaya. Malam itu juga.

Dengan terpaksa aku menemi dia, karena mobil sudah berada dalam tol gempol. Untung nya hari itu adalah jumat, sehingga besok tidak harus masuk kerja.

Keluar dari jalan tol langsung ke menuju hotel, tepat nya di Novotel surabaya. Aku hanya terima beres saat itu, karena aku ga tau harus berbuat bagaimana.

Sesampainya dikamar, mba Putri nyuruh aku mandi, sementara dia nonton tv. Namun tidak lama dia mengetok kamar mandi ku. Seraya berkata "aku boleh join ga?". Aku ga bisa berkomentar lagi pada saat itu, entah kenapa aku sangat cuek mengijinkan dia ikutan mandi.

Dan mandilah kami berdua di shower, diiringi dengan canda "nakal". Dia sering menyentuh kemaluanku dan begitu juga aku menyentuh kemaluan dia membalas.

Perasaan malu ternyata tidak berlaku untuk mr. p ku. Meski hal ini bukan merupakan yang pertama kali, namun kejadian ini sangat cepat dan mengejutkan. Ditambah ketika canda "nakal" kami mulai menjurus ke hal-hal yang lebih meningkat. Aku disuruh dia memeluk dia dari belakang, meremas2 dada dia di bawah pancuran shower.

Ternyata tak cukup sampai disitu, dia menyuruhku untuk memukul mukul pantat dia, sambil memaki-maki dia pelacur. Dan entah kenapa pada saat itu aku melakukannya dan menikmatinya. Perintah demi perintah dari dia aku lakukan, mulai dari menjambak, meremas-remas dada dia dengan kasar, memukul-mukul pantatnya, memaki sampai meludahi muka dan ms. V nya.

Keluar dari kamar mandi pun aku disuruh menyeret dia bagaikan binatang. Aku jambak rambut dia, dengan tubuh yang masih basah keluar dari kamar mandi.

Mulutnya pun di sumbat dengan cd dia, sehingga hanya terdengar erangan-erangan saja dari mulut mba Putri.

Sesampainya dia merangkak dari kamar mandi ke tempat tidur, dia menyuruh ku untuk duduk di pinggir tempat tidur, dia pun bergerak menuju pangkuanku. Dengan posisi terlungkup sehingga hanya punggung yang di atas, dengankan dadanya dipangkuanku. Dia menyuruhku memukul pantatnya, dan aku pun memukul pantatnya. Pukulan demi pukulanku mendarat di pantatnya, dan dia pun pengejang diiringi erangan dari mulut nya yang tersumbat. Pukulan ku semakin mengeras sehingga membuat pantat nya agak memerah.

Setelah dia terengah-engah, dia memintaku untuk mengikat lehernya dengan gesper ku. Tidak kencang memang, namun cukup lumayan ngepas di leher. Lalu aku suruh menuntun dia keliling ruangan. Agak aneh perasaan ku saat itu, namun aku menyukainya. Apalagi melihat dia begitu mendalami dan begitu menyukainya, makin membuatku tambah horny. Melihat nya meliuk-liuk merangkak dilantai, membuatku ingin melakukan sesuatu padanya. Aku pukul-pukul pantatnya sehingga membuatnya merangkak maju. Aku jambak rambut nya dan meludahi mukanya. Aku periksa bagian belakang dia, aku angkat kakinya satu ke atas sehingga aku bisa merika bagian kemaluan dia, seakan-akan memeriksa binatang. Namun yang kudapat respon yang sangat luar biasa dari mba Putri. Sangat diluar dugaan aku. Rintihan dan desahannya sangat membangkitkan nafsuku.

Setelah selesai aku memeriksa dia, aku berdiam diri karena aku ga tau harus berbuat apa. Namun mba Putri membalikkan badan ke arah ku, merangkak dan menciumi kakiku. Dan berkata "tuan, jadikan aku budak kamu, mau kan tuan ? saya mohon .... ". "Saya akan turuti semua kemauan tuan" lanjutnya. Well aku ga tau harus berkata apa lagi. Dan tidak tahu harus berbuat apa lagi. "Saya mohon tuan, jadikan saya budak tuan, .. saya ingin berbakti kepada tuan." Lanjutnya dia memohon.

Saya bingung dan tak tau harus bagaimana, karena melasnya dia dan sampai cerita seks ini terus berlanjut.
Share |

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar